fbpx
Beranda 🚀 Artikel 🚀 Akibat Air Limbah Tidak Diolah Dengan Benar Terhadap Ekosistem Air

Akibat Air Limbah Tidak Diolah Dengan Benar Terhadap Ekosistem Air

Air Limbah Dan Sistem Pembuangan Air Limbah

Akibat Air Limbah Terhadap Ekosistem Air ~ Air limbah adalah air yang telah mengalami penurunan kualitas karena pengaruh manusia. Air limbah perkotaan biasanya dialirkan di saluran air kombinasi atau saluran sanitasi, dan diolah di fasilitas pengolahan air limbah atau septic tank. Air limbah yang telah diolah dilepaskan ke badan air penerima melalui saluran pengeluaran. Air limbah, terutama limbah perkotaan, dapat tercampur dengan berbagai kotoran seperti feses maupun urin.

Sistem pembuangan air adalah infrastruktur fisik yang mencakup pipa, pompa, penyaring, kanal, dan sebagainya yang digunakan untuk mengalirkan air limbah dari tempatnya dihasilkan ke titik di mana ia akan diolah atau dibuang. Sistem pembuangan air ditemukan di berbagai tipe pengolahan air limbah, kecuali septic tank yang mengolah air limbah di tempat.

Akibat Air Limbah Terhadap Ekosistem Air

Akibat Air Limbah Terhadap Ekosistem Air

Akibat Air Limbah Terhadap Ekosistem Air Jika air limbah tidak diolah dengan benar, lingkungan dan kesehatan manusia dapat terkena dampak negatif. Dampak Akibat Air Limbah Terhadap Ekosistem Air ini dapat mencakup bahaya terhadap populasi ikan dan satwa liar, penipisan oksigen, penutupan pantai dan pembatasan lain untuk penggunaan air secara luas, pembatasan penangkapan ikan dan kerang, serta kontaminasi air minum. Environment Canada memberikan beberapa contoh polutan yang dapat ditemukan di air limbah dan efek yang berpotensi berbahaya dari zat ini terhadap ekosistem dan kesehatan manusia:

  • Bahan organik yang membusuk dan puing-puing dapat menghabiskan oksigen terlarut di danau sehingga ikan dan biota air lainnya tidak dapat bertahan hidup;
  • Nutrisi yang berlebihan, seperti fosfor dan nitrogen (termasuk amonia), dapat menyebabkan eutrofikasi, atau pemupukan berlebih pada air penerima, yang dapat menjadi racun bagi organisme air, mendorong pertumbuhan tanaman yang berlebihan, mengurangi oksigen yang tersedia, merusak tempat pemijahan, mengubah habitat dan timbal. untuk penurunan spesies tertentu;
  • Senyawa klorin dan kloramin anorganik dapat menjadi racun bagi invertebrata air, alga, dan ikan;
  • Bakteri, virus, dan patogen penyebab penyakit dapat mencemari pantai dan mencemari populasi kerang, yang mengarah pada pembatasan rekreasi manusia, konsumsi air minum, dan konsumsi kerang;
  • Logam, seperti merkuri, timbal, kadmium, kromium, dan arsenik dapat memiliki efek toksik akut dan kronis pada spesies.
  • Zat lain seperti beberapa produk farmasi dan perawatan pribadi, terutama yang masuk ke lingkungan dalam limbah air limbah, juga dapat menimbulkan ancaman bagi kesehatan manusia, kehidupan akuatik, dan satwa liar.

Bagi bapak/ibu sobat INVIRO semua, yang sedang mencari/membutuhkan alat water treatment/filter penjernih air dan peralatan air minum dengan harga yang cukup murah dan kompetitif, silahkan menghubungi ke nomor telepon kontak layanan CS Kami Disini dan pastikan bapak/ibu semua dilayani oleh CS INVIRO secara professional. Ref.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *