fbpx
Beranda 🚀 Artikel 🚀 Air Laut Supaya Bisa Diminum Berikut Ini Teknologi Yang Bisa Digunakan Untuk Memprosesnya

Air Laut Supaya Bisa Diminum Berikut Ini Teknologi Yang Bisa Digunakan Untuk Memprosesnya

Air Laut Bisa Diminum?

Benarkah Air Laut Bisa Diminum? bagaimana rasanya? Apakah masih terasa asin apa tidak?. Simak penjelasan dan proses air laut sehingga bisa di minum seperti air mineral berikut ini.

Proses desalinasi dengan cara distilasi adalah pemisahan air tawar dengan cara merubah phase air, sedangkan pada proses dengan membran yakni pemisahan air tawar dari air laut dengan cara pemberian tekanan dan menggunakan membran reverse osmosis atau dengan cara elektrodialisa. Disamping alat desalinasi itu sendiri, perlengkapan lainnya yang umum pada proses desalinasi adalah sistem intake air laut termasuk pompa intake, saringan kasar dan saringan halus, perpipaan air laut, perpipaan air hasil proses (air tawar) dan tanki penampungan, peralatan energi (listrik) dan sistem distribusi dan lain sebagainya.

Air Laut Supaya Bisa Diminum

Proses pemurnian Air Laut Supaya Bisa Diminum yang disebut desalinasi ini bisa dilakukan dalam beberapa cara, yaitu:

 1. Menggunakan Nanopori

Ide ini bermula dari seorang peneliti Amerika Serikat yang mencoba mengamati kecenderungan air dan garam. Dari hasil pengamatannya, ia menemukan sebuah bahan yang berasal dari lembaran mobibdenum disulfida (MoS2) dan disebut nanopori. Bahan ini bisa digunakan untuk menghambat garam dan partikel lain, tetapi meloloskan air. Bahan ini dianggap lebih efektif daripada grafin dalam hal membuat membran.

2. Sea Water Reserve Osmosis (SWRO)

Teknologi lain yang bisa digunakan adalah Sea Water Reserve Osmosis (SWRO). Teknologi ini ternyata telah lama dikembangkan di Indonesia. Salah satunya di Kepulauan Seribu, Jakarta. Bahkan, air hasil SWRO bisa langsung diminum seperti halnya air kemasan.

Masalahnya terletak pada biaya yang dibutuhkan untuk mengoperasikan alat ini. Untuk setiap meter kubik air, biaya yang dibutuhkan kurang lebih Rp25.000,00. Padahal, untuk air biasa, rata-rata biaya pengoperasian hanya sekitar Rp4.000,00.

Karena air ini bisa langsung digunakan untuk minum dan memasak, biaya yang tergolong cukup besar itu masih bisa dimaklumi.

3. Vacum Distillation

Metode lain adalah vacum distillation. Metode ini dilakukan dengan cara memanaskan air laut. Uap air tersebutlah yang dikondensasi untuk menjadi air yang bisa digunakan.

Proses desalinasi juga bisa menghasilkan sebuah kondisi air yang berkadar garam tinggi. Ini bisa Anda temui di salah satu wahana berupa kolam apung di Taman Impian Jaya Ancol.

Air yang berada di bumi ini sangat banyak, tetapi yang bisa dikonsumsi dan digunakan hanya sedikit. Oleh karena itu, keberadaan teknologi yang mendukung hal itu sangat bermanfaat bagi umat manusia.

Bagi bapak/ibu sobat INVIRO semua, yang sedang mencari/membutuhkan alat water treatment/filter penjernih air dan peralatan air minum dengan harga yang cukup murah dan kompetitif, silahkan menghubungi ke nomor telepon kontak layanan CS Kami Disini dan pastikan bapak/ibu semua dilayani oleh CS INVIRO secara professional. Ref.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *